kita sudah menyibak kabut
menghitung menang dan kalah
merinci berapa banyak kemelut
yang selesai dan tersisa
bagaimana aku memandangmu
ketika kesetiaan teronggok di situ
kau meludah lalu tengadah
tak pedulikan aku yang merasa kalah
semestinya bisa dibiarkan berlalu
namun bayang bayang menghampiri
merobek sedikit demi sedikit
pada ruang hati yang makin sempit
bagaimana aku memandangmu
deretan goresan luka tetap ada
perlahan menyayat seperti sepi
dan aku tetap menghampiri
golgota, 2023

No comments:
Post a Comment