![]() |
| Ilustrasi Gemini AI |
di warung bakso itu
kata-kata menggelinding kepanasan
teraduk dalam kuah
yang siap dituang dalam mangkok
aromanya mengingatkanku
pada gairah yang tak kunjung padam
dari sudut kamar, ranjang dan kursi
sebelum menjelma menjadi baris-baris puisi
di meja warung itu
aku letakkan kotak rokok
sambil mencari tempat untuk merokok
karena kamu tak suka asapnya
ketika tanganmu genggam tanganku
tahulah aku seperti apa dicintai
seperti apa sakitnya mencintai
aku genggam erat tanganmu
gerah menyerbu ruangan itu
di antara suara knalpot
dan protes akan nasib di jalanan
tapi kamu membuatku tenang
di warung bakso itu
ada kisah, kenangan dan janji
kita lebih banyak diam menikmati
sebelum beranjak pergi
pakis, 2026



No comments:
Post a Comment